Tingkatkan Kompetensi Penyuluh, BRMP Sulut Gelar Bimtek
Ratahan, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penguatan kapasitas penyuluh pertanian dalam rangka mendukung program hilirisasi perkebunan, khususnya komoditas kelapa, di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Kegiatan ini dilaksanakan di Telaga Bango, Desa Molampar Satu, Kecamatan Tombatu, Kabupaten Mitra, pada Jumat (4/9). Acara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mitra, Vecky J. Monigir.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bimtek ini sangat strategis untuk menambah wawasan dan keterampilan penyuluh maupun petani dalam mengembangkan potensi kelapa di daerah tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut, Steivie Karouw, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Lydia E.A. Tulung, Koordinator Penyuluh Pertanian Sulut Constatijn Simbala, serta para penyuluh CWS dan penyuluh pertanian se-Kabupaten Mitra.
Dirwil BRMP Sulut dalam arahannya meminta seluruh peserta memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal. Menurutnya, bimtek ini menjadi wadah penting untuk menggali ilmu dan teknologi pengelolaan kelapa dari para narasumber yang berkompeten.
Bimbingan teknis ini secara khusus bertujuan meningkatkan kompetensi para penyuluh agar lebih efektif dalam mendampingi petani sekaligus mendongkrak nilai tambah ekonomi komoditas kelapa di tingkat wilayah.
Serangkaian materi disampaikan oleh para pakar yang berkompeten di bidangnya. Materi pertama berjudul "Teknologi Perbenihan Varietas Unggul Kelapa" yang disampaikan oleh Hengky Novarianto.
Acara dilanjutkan dengan materi "Budidaya Kelapa Berkelanjutan" oleh Noli L, "Pengendalian Hama dan Penyakit pada Tanaman Kelapa" oleh Arie Alfrits Lolong, serta "Teknologi Pasca Panen Hasil Samping Kelapa" oleh Patrik Markopala Pasang.
Setelah penyampaian materi berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta dengan antusias bertukar pandangan dan menggali solusi atas berbagai permasalahan teknis yang dihadapi petani kelapa di lapangan.